Mikrokontroler adalah sistem mikroprosesor lengkap
yang terkandung di dalam sebuah chip. Mikrokontroler berbeda dari mikroprosesor
serba guna yang digunakan dalam sebuah PC, karena di dalam sebuah
mikrokontroler umumnya juga telah berisi komponen pendukung sistem minimal
mikroprosesor, yakni memori dan antarmuka I/O, sedangkan di dalam mikroprosesor
umumnya hanya berisi CPU saja.
Mikrokontroler dianggap sebagai suatu terobosan
teknologi mikroprosesor atau mikrokomputer merupakan teknologi baru untuk
memenuhi kebutuhan pasar.
Mikrokontroler sebagai teknologi baru, yaitu
teknologi semikonduktor dengan kandungan transistor yang lebih banyak namun
hanya membutuhkan ruang yang kecil sehingga mikrokontroler dapat diproduksi
secara masal (dalam jumlah banyak) membuat harganya menjadi lebih murah (dibandingkan
mikroprosesor). Mikrokontroller sebagai kebutuhan pasar, mikrokontroler hadir
untuk memenuhi selera industri dan para konsumen akan kebutuhan dan keinginan
alat-alat bantu bahkan mainan yang lebih baik dan canggih
Mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino.
Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source,
diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan
elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan integrated
development environment (IDE)nya berdasarkan Processing project,
dimana terdapat beberapa bahasa pemprograman termasuk C, C++ dan Java .
IDE Arduino memiliki beberapa kelebihan dimana untuk
pemprogramanya jauh lebih mudah dari pada bahasa yang lain. Karena IDE arduino
memiliki library sendiri yang tidak dimiliki oleh IDE lainya seperti AVR studio
maupun codevision.
Tidak seperti kebanyakan papan sirkuit pemrograman
sebelumnya, Arduino tidak lagi membutuhkan perangkat keras terpisah (disebut
programmer atau downloader) untuk memuat atau meng-upload kode baru ke dalam
mikrokontroler. Cukup dengan menggunakan kabel USB untuk mulai menggunakan
Arduino. Arduino akhirnya berhasil menjadi papan sirkuit pemrograman paling
disukai hingga menjadikannya sebagai bentuk standar dari fungsi mikrokontroler
dengan paket yang mudah untuk diakses.

Gambar 1. Bentuk
Fisik Arduino Uno.
Gambar di atas menunjukan papan Arduino Uno yang merupakan
salah satu papan paling populer diantara keluarga Arduino dan papan ini
merupakan pilihan yang sangat cocok bagi para pemula. Arduino Uno adalah salah
satu kit mikrokontroler yang berbasis pada ATmega328P-PU. Modul ini sudah
dilengkapi dengan berbagai hal yang dibutuhkan untuk mendukung mikrokontroler
untuk bekerja, hanya sambungkan ke power supply atau sambungkan melalui kabel
USB ke PC, Arduino Uno ini sudah siap sedia. Arduino Uno ini memilki 14 pin
digital input/output, 6 analog input, sebuah resonator keramik 16MHz, koneksi
USB, colokan power input, ICSP header, dan sebuah tombol reset.
Arduino adalah sebuah platform open source (sumber terbuka)
yang digunakan untuk membuat proyek-proyek elektronika. Arduino terdiri dari
dua bagian utama yaitu sebuah papan sirkuit fisik (sering disebut juga dengan
mikrokontroler) dan sebuah perangkat lunak atau IDE (Integrated Development
Environment) yang berjalan pada komputer. Perangkat lunak ini sering disebut
Arduino IDE yang digunakan untuk menulis dan meng-upload kode dari komputer ke
papan fisik (hardware) Arduino. Ketika membicarakan Arduino maka ada dua hal
yang terlintas dalam pikiran para penggunanya, yaitu hardware dan software. Dua
bagian ini seakan satu kesatuan utuh yang tidak bisa di pisahkan.

a.
Power
Arduino dapat diberikan power melalui koneksi USB atau
power supply. Powernya diselek secara otomatis. Power supply dapat
menggunakan adaptor DC atau baterai. Adaptor dapat dikoneksikan dengan mencolok
jack adaptor pada koneksi port input supply. Board arduino
dapat dioperasikan menggunakan supply dari luar sebesar 6 - 20 volt.
Jika supply kurang dari 7V, kadangkala pin 5V akan menyuplai kurang dari
5 volt dan board bisa menjadi tidak stabil. Jika menggunakan lebih dari
12 V, tegangan di regulator bisa menjadi sangat panas dan menyebabkan kerusakan
pada board. Rekomendasi tegangan ada pada 7 sampai 12 volt. Penjelasan
pada pin power adalah sebagai berikut:
1)
Vin: Tegangan input ke board arduino ketika menggunakan tegangan
dari luar (seperti yang disebutkan 5 volt dari koneksi USB atau tegangan yang
diregulasikan). Pengguna dapat memberikan tegangan melalui pin ini, atau jika
tegangan suplai menggunakan power jack, aksesnya menggunakan pin ini.
2)
5V: Regulasi power supply digunakan untuk power
mikrokontroller dan komponen lainnya pada board. 5V dapat melalui Vin
menggunakan regulator pada board, atau supply oleh USB atau supply regulasi
5V lainnya.
3)
3V3: Suplai 3.3 volt didapat oleh FTDI chip yang ada di board.
Arus maximumnya adalah 50mA
4)
Pin Ground: berfungsi sebagai jalur ground pada Arduino
b.
Memori : ATmega328 memiliki 32 KB flash memori untuk menyimpan kode,
juga 2 KB yang digunakan untuk bootloader. ATmega328 memiliki 2 KB untuk SRAM
dan 1 KB untuk EEPROM.
c.
Input dan Output
Setiap 14 pin digital pada arduino dapat digunakan sebagai
input atau output, menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan
digitalRead(). Input/output dioperasikan pada 5 volt. Setiap pin dapat
menghasilkan atau menerima maximum 40 mA dan memiliki internal pull-up resistor
(disconnected oleh default) 20-50K Ohm. Beberapa pin memiliki fungsi sebagai
berikut :
1)
Serial: 0 (RX) dan 1 (TX). Digunakan untuk menerima (RX) dan
mengirim (TX) TTL data serial. Pin ini terhubung pada pin yang koresponding
dari USB ke TTL chip serial.
2)
Interupt eksternal: 2 dan 3. Pin ini dapat dikonfigurasikan
untuk trigger sebuah interap pada low value, rising atau falling edge, atau
perubahan nilai.
3)
PWM: 3, 5, 6, 9, 10, dan 11. Mendukung 8-bit output PWM
dengan fungsi analogWrite().
4)
SPI: 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK). Pin ini
mensuport komunikasi SPI, yang mana masih mendukung hardware, yang tidak
termasuk pada bahasa arduino.
5)
LED: 13. Ini adalah dibuat untuk koneksi LED ke digital pin
13. Ketika pin bernilai HIGH, LED hidup, ketika pin LOW, LED mati.
d.
Komunikasi
Uno Arduino memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi
dengan komputer, Arduino lain, atau mikrokontroler lain. ATmega328 ini
menyediakan UART TTL (5V) komunikasi serial, yang tersedia pada pin digital 0
(RX) dan 1 (TX). Firmware Arduino menggunakan USB driver standar
COM, dan tidak ada driver eksternal yang dibutuhkan. Namun, pada
Windows, file. Ini diperlukan. Perangkat lunak Arduino termasuk monitor serial yang
memungkinkan data sederhana yang akan dikirim ke board Arduino. RX dan
TX LED di board akan berkedip ketika data sedang dikirim melalui chip
USB-to-serial dan koneksi USB ke komputer.
No comments:
Post a Comment